PWDPI DPC Sidoarjo Kukuhkan Legalitas, Resmi Daftarkan Organisasi ke Bakesbangpol dan Kominfo



Sidoarjo,Radarhukumpos.com – Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Sidoarjo resmi mendaftarkan organisasi mereka ke Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Sidoarjo. Langkah ini menjadi penegasan komitmen PWDPI dalam mendukung profesionalisme pers di tingkat daerah.

Pendaftaran dilakukan dalam dua tahap di hari yang sama, Kamis (27/3). Rombongan PWDPI DPC Sidoarjo, yang dipimpin langsung oleh Ketua Agus Subakti, S.T., memulai proses di Bakesbangpol Sidoarjo pada pukul 10.08 WIB. Dalam kunjungan tersebut, mereka diterima oleh Mbak Rizka, staf administrasi yang menangani registrasi organisasi.

Agus Subakti didampingi oleh jajaran pengurus inti, yakni Wakil Ketua H. Roni Wijaya, Sekretaris Mas'ud Febrianto, Wakil Sekretaris Lisa M. Lasut, Bendahara Iftachul Hidayati, dan Eko Nur Rohmat selaku Koordinator Bidang Kepemudaan. Penyerahan dokumen berjalan lancar, menandai langkah awal menuju pengakuan resmi dari pemerintah daerah.

Usai menyelesaikan pendaftaran di Bakesbangpol, rombongan melanjutkan proses administrasi di Kominfo Sidoarjo pada pukul 13.27 WIB. Mereka disambut oleh Isnawati, staf yang bertugas menangani registrasi organisasi pers.

Ketua PWDPI DPC Sidoarjo, Agus Subakti, S.T., menegaskan bahwa legalitas organisasi menjadi fondasi utama dalam menjalankan misi organisasi. Menurutnya, PWDPI hadir untuk mendorong terciptanya pers yang profesional, independen, dan memegang teguh kode etik jurnalistik.

"Kami tidak hanya ingin menjadi organisasi yang mewadahi para jurnalis, tetapi juga berperan aktif dalam membangun ekosistem pers yang sehat. Dengan pendaftaran ini, kami menunjukkan keseriusan dalam menjalin sinergi dengan pemerintah daerah sekaligus menjaga transparansi informasi publik," ungkap Agus.

Lebih lanjut, Agus menambahkan bahwa PWDPI akan menjadi tempat bagi para jurnalis di Sidoarjo untuk berkembang secara profesional, serta berkontribusi dalam menciptakan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wakil Ketua H. Roni Wijaya menegaskan bahwa legalitas dari Bakesbangpol dan Kominfo menjadi pintu gerbang bagi PWDPI DPC Sidoarjo untuk menjalankan program kerja yang mendukung kebebasan pers dan kesejahteraan jurnalis.

"Kami berkomitmen menjaga independensi dan kredibilitas pers. Salah satu tujuan utama kami adalah melindungi hak-hak jurnalis serta memastikan bahwa suara masyarakat tersampaikan dengan benar melalui media," tegas H. Roni Wijaya.

Sekretaris PWDPI DPC Sidoarjo, Mas'ud Febrianto, memaparkan sejumlah agenda yang telah disiapkan organisasi. Beberapa di antaranya mencakup pelatihan jurnalistik, seminar publik, dan advokasi bagi jurnalis yang menghadapi tantangan hukum di lapangan.

"Kami telah merancang berbagai program pengembangan kapasitas jurnalis yang bertujuan meningkatkan kompetensi dan pemahaman terkait kode etik. Selain itu, kami siap menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah dan masyarakat," jelas Mas'ud Febrianto.

Wakil Sekretaris Lisa M. Lasut menambahkan, bahwa PWDPI DPC Sidoarjo juga membuka ruang bagi jurnalis muda untuk bergabung dan berkembang bersama organisasi.

"Kami ingin mengajak generasi muda untuk memahami pentingnya jurnalisme yang independen dan bertanggung jawab. Melalui organisasi ini, kami berharap jurnalis muda bisa menjadi motor perubahan di masyarakat," tutur Lisa.

Dalam hal pengelolaan keuangan, Bendahara Iftachul Hidayati menegaskan bahwa PWDPI DPC Sidoarjo berkomitmen menjalankan organisasi secara transparan dan akuntabel.

"Kami memastikan bahwa semua kegiatan organisasi didanai dan dijalankan sesuai aturan. Keterbukaan menjadi prinsip utama kami dalam mengelola keuangan organisasi," ujar Iftachul Hidayati.

Sementara itu, Koordinator Bidang Kepemudaan, Eko Nur Rohmat, menyoroti pentingnya melibatkan generasi muda dalam dunia jurnalistik.

"Kami akan menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pelatihan untuk pemuda agar mereka memiliki pemahaman yang kuat.